"Kita belum melihat perdamaian itu seperti apa dan belum bisa mengukur dampak positifnya," ucap Kepala Humas PT KA Daop II Bandung Bambang S Prayitno.
Hal itu dikemukakan Bambang saat dihubungi detikbandung via telepon, Minggu (26/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dampaknya, seringkali kereta yang ditumpangi bobotoh dan penumpang biasa mengalami kerusakan akibat pelemparan batu dan benda lain.
"Yang sering terjadi pelemparan itu di daerah antara Yogyakarta hingga Solo. Kita rugi dan kenyamanan penumpang juga terganggu. Padahal kita bertugas memberikan pelayanan terbaik pada penumpang," jelas Bambang.
Disinggung soal rencana kedatangan massa Pasoepati ke Bandung untuk mendukung Persis di laga kontra Persikab Kabupaten Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (11/3/2012), ia belum bisa memastikan.
Sebab sejak beberapa waktu lalu PT KA mengeluarkan aturan dimana suporter sepakbola dilarang menggunakan kereta api, khususnya yang menggunakan atribut tim sepakbola.
"Itu aturan dari PT KA Pusat, dan sampai sekarang aturan itu belum dicabut. Jadi selama aturan itu belum dicabut, suporter tetap tidak boleh menggunakan kereta api," tegas Bambang.
(ors/ern)











































