Metode Cavitation Dipercaya Langsingkan Perut

Metode Cavitation Dipercaya Langsingkan Perut

- detikNews
Jumat, 17 Feb 2012 08:59 WIB
Metode Cavitation Dipercaya Langsingkan Perut
Bandung - Permasalahan perempuan atau wanita yang sudah memiliki anak adalah bentuk tubuh yang berubah. Perut pun tak lagi langsing seperti saat gadis. Berbagai macam cara pun dilakukan, seperti fitnes, minum jamu hingga meminum obat-obat pelangsing yang memberi efek samping buruk bagi tubuh.

Seiring perkembangan teknologi. Alat kecantikan pun semakin berkembang. Salon-salon kecantikan masing-masing memiliki alat yang dipercaya bisa mempercantik wajah dan membentuk tubuh agar tampil memukau.

Salah satu cara yang diusung Roger's Salon and Spa adalah Cavitation. Metode penghancuran lemak dalam tubuh dengan menggunakan alat ini dipercaya bisa melangsingkan perut dan menghilangkan lemak di bagian-bagian tubuh lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Efek tubuh setelah cavitation akan seperti detoksifikasi, yakni pembuangan racun-racun dalam bentuk buang air kecil atau buang air besar.

Ritual Cavitation dimulai dari pengukuran lingkar perut awal. Kemudian pasien diminta untuk meminum air putih, sebanyak 2-3 gelas.

"Air putih sendiri gunanya untuk lebih mudah menghancurkan lemak, dan membantu proses detoksifikasi," ujar Manager Roger's Salon&Spa, Tita Wulansari kepada detikbandung.

Cavitation pun dimulai, pasien akan mengalami dua face, yakni pemanasan dan penghancuran lemak. Durasinya sekitar 40 menit.

Gelombang ultrasonic yang disalurkan dari alat yang berbentuk seperti alat USG ini mampu menembus 5-7 centimeter ke dalam kulit yang mengandung lemak. Namun setiap orang berbeda, tergantung kadar ketebalan kulitnya.

Setelah proses Cavitation, dilanjutkan dengan trension untu megencangkan otot bagian yang sudah dihancurkan lemaknya agar tidak bergelambir.

Ajaib! Hanya satu kali Cavitation saja, sudah bisa mengecilkan lingkar perut sekitar 2-5 centimeter.

"Biasanya untuk hasil maksimal itu 6 kali pertemuan cukup," ujar Tita.

Tapi menurut Tita, yang terpenting adalah menjaga pola makan dan disiplin berolahraga.


(avi/avi)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads