200 Pemuda Gelorakan Sumpah Pemuda 2.0 di Gedung Merdeka

200 Pemuda Gelorakan Sumpah Pemuda 2.0 di Gedung Merdeka

- detikNews
Sabtu, 11 Feb 2012 08:24 WIB
Bandung - Sekitar 200 pemuda penggerak perubahan akan menggelar Indonesian Young Changemakers Summit (IYCS) di Gedung Merdeka mulai hari ini hingga Senin (13/2/2012). Konferensi pertama ini mengambil tema 'Sumpah Pemuda 2.0'

Acara ini digelar ingin mengulang sejarah Sumpah Pemuda yang menyatukan semangat membangun bangsa, berkolaborasi, dan berkarya untuk Indonesia. Melalui platform Sumpah Pemuda 2.0, pemuda tidak hanya bersatu dan berkarya, namun juga didorong untuk berkolaborasi satu sama lain demi membangun solusi-solusi yang lebih massif, sistemik dan out of the box.

Tokoh-tokoh besar penggerak perubahan di Indonesia akan turut berpartisipasi dengan menjadi steering commitee sekaligus pembicara dalam IYCS, di antaranya adalah Anies Baswedan, Tri Mumpuni, Sandiaga Uno, Silverius Oscar Unggul, dan Ridwan Kamil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tokoh Internasional Penerima Nobel Perdamaian, Muhammad Yunus pun juga akan berpartisipasi memberikan keynote speech dalam pembukaan IYCS di Gedung Merdeka Bandung bersama Menteri BUMN Dahlan Iskan. Hadir pula Joko Widodo (Walikota Solo), Pahala N. Mansury (Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri), Lendo Novo (Pendiri Sekolah Rakyat).

Peserta IYCS yang terdiri dari speaker dan observer, diseleksi secara ketat dari Aceh hingga Papua. Speaker adalah mereka yang telah melakukan perubahan nyata, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi masyarakat. Sedangkan observer adalah mereka yang diharapkan dapat menjadi penggerak perubahan selanjutnya, melanjutkan estafet perjuangan dengan cara masing-masing di berbagai bidang.

Selama tiga hari, peserta akan mendapatkan banyak hal dari mulai sesi keakraban dan networking; talkshow dan diskusi panelis; workshop; diskusi open space; bakti sosial; serta sesi puncak “100 Mimpi Indonesia Bangkit” dan Manifesto Sumpah Pemuda 2.0.

(ern/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini