Juju Komarudin, kakak SA, mengatakan hingga kini pihak keluarga masih menunggu kepastian dan uji lab dari RSHS. "Kami belum tahu apakah memang adik saya itu positif flu burung atau tidak. Kabarnya dugaan ke arah sana. Tapi kan hasilnya juga belum ada," jelas Juju saat ditemui di rumah duka, Mengger Girang, RT 11 RW 8, Kelurahan Pasirluyu, Kecamatan Regol, Rabu (8/2/2012).
Kendati begitu, Juju meminta agar dinas terkait segera menjelaskan kepada warga setempat perihal kondisi kawasan Mengger Girang pasca meninggalnya SA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu sebelumnya Yori Sativa, Kepala Seksi Pemantau Penyakit Menular Dinkes Kota Bandung, menyatakan pihaknya besok akan melakukan sosialisasi pada warga soal penyakit menular flu burung. Saat ini, 20 unggas yang berada di sekitar rumah AS sudah diperiksa sampel darah dan kotorannya. Namun hasilnya belum keluar.
(bbn/ern)










































