Massa datang dengan sejumlah poster yang antara lain bertuliskan 'Kami korban gusur' dan 'Lurah mana hati nuranimu'. Sebelum datang ke Ciwalk, warga sempat demo ke Kantor Kelurahan Cipaganti.
Warga menduduki halaman Ciwalk sejak pukul 09.00 WIB dan bubar pukul 13.30 WIB. "Kami ke sini untuk klarifikasi. Katanya tanah yang ditempati warga dibeli Ciwalk, supaya tidak salah makanya kami datang ke sini," ujar Kiki, perwakilan warga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ciwalk cukup kooperatif, kami cukup senang. Bagaimana pun juga kami akan terus memperjuangkan hak kami," tegas Kiki.
Sementara itu Kepala Keamanan Ciwalk Yono menyatakan pihak manajemen selama ini hanya berurusan dengan pemilik tanah, bukan dengan warga. Jadi tidak mengetahui soal ada atau tidaknya ganti rugi terhadap warga yang rumahnya kena gusur.
Ketika ditanya perluasan lahan itu buat dibangun apa, Yono mengaku tak mengetahuinya. "Saya enggak tahu lahannya buat apa," ujar Yono.
Aksi dijaga oleh 15 polisi dan satpam. Karena aksi digelar di halaman mal, tak menganggu arus lalu lintas di Jalan Cihampelas. Namun akses masuk ke ciwalk sedikit terhalang oleh kumpulan warga itu.
(ern/ern)











































