"Personel itu disiagakan di beberapa titik lokasi kegiatan. Seperti persimpangan yang dilalui pawai tersebut. Saat pawai nanti, peserta jalan kaki memanfaatkan setengah badan jalan raya," jelas Wakapolrestabes Bandung AKBP Rhinto Prastowo usai rapat koordinasi persiapan Kirab Budaya Cap Go Meh di Maporestabes Bandung, Jumat (3/2/2012).
Ia menjelaskan, aparat kepolisian itu anatara lain melibatkan Satlantas Polrestabes Bandung dan Polsek Andir dan Polsek Astanaanyar. Pada 2011 lalu, acara serupa ternyata berujung komplain oleh masyarakat lantaran terjadi kemacetan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal buka tutup jalan, pengalihan arus, dan kemungkinan adanya jalan yang ditutup, menurut Rhinto masih perlu dikoordinasika pula dengan Dishub Kota Bandung. Pihaknya belum bisa memastikan titik mana saja yang bakal menerapkan sistem buka tutup jalan.
"Perlu koordinasi lagi dalam waktu dekat ini. Termasuk lokasi parkir bagi masyarakat yang ingin menonton," paparnya.
Kadishub Kota Bandung Prijo Soebiandono mengatakan akan segera melakukan sosialisai kepada Organda. Sebab, rute atau jalur yang dipakai pawai itu dilalui angkutan kota dan bus DAMRI.
"Tentu saja kami lakukan antisipasi dan segera sosialisai kepada pengemudi angkutan umum. Ini demi kenyamanan semua pihak," jelas Prijo saat ditemui di lokasi sama.
(bbn/ern)










































