"Ada petugas Satpol PP yang saat itu menendang besi pajangan barang jualan milik salah satu pedagang. Ternyata besi pajangan berpaku itu mengenai seorang anggota Satpol PP hingga kepalanya bocor," kata Endang menirukan pengakuan pedagang itu. Endang menyampaikannya saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Rabu (1/2/2012).
Keterangan ini berbeda dengan keterangan Kasatpol PP Kota Bandung Ferdi Ligaswara sebelumnya. Ia mengatakan dua anggotanya terluka karena dipukul besi serta batu pavling blok oleh pedagang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat dipukuli dalam kondisi tersungkur di aspal jalan oleh sejumlah anggota Satpol PP, pedagang itu menemukan batu dan melemparkannya ke arah belakang. "Batu itu mengenai seorang anggota Satpol PP," ucap Endang.
Saat kejadian itulah ada wartawan dari IMTV (MNC Grup) yang mengambil gambar. Tetapi oknum pedagang sepertinya tidak menerima dan memukul wartawan. Menurut Endang, pada saat kejadian kebetulan kasat intel Polrestabes Bandung ada di lokasi dan melihat kejadian itu.
Endang menambahkan, dalam kasus ini sudah 5 saksi dimintai keterangan.
"Mereka pedagang dan wartawan yang saat itu ada di lokasi kejadian. Kalau dari Satpol PP belum diperiksa," ucap Endang.
Wakapolrestabes Bandung AKBP Rhinto Prastowo mengatakan, pedagang itu mengaku memang dipukuli.
"Namun keterangan seorang pedagang itu harus diperkuat atau didukung oleh keterangan saksi lainnya. Kalau tidak ada saksi yang mendukung, maka pernyataan pedagang itu belum bisa dibenarkan," kata Rhinto saat menerima perwakilan Solidaritas Wartawan Bandung (SWB) di Balaikota Bandung.
(bbn/ern)











































