PKL dan Satpol PP Bentrok, 2 Petugas dan Jurnalis Jadi Korban

PKL dan Satpol PP Bentrok, 2 Petugas dan Jurnalis Jadi Korban

- detikNews
Selasa, 31 Jan 2012 19:59 WIB
Bandung - Satpol PP Kota Bandung bentrok dengan PKL di Jalan Merdeka, tepatnya depan BIP. Dua petugas Satpol PP menjadi korban dan dilarikan ke RS. Keduanya dipukul oleh salah seorang PKL. Tak hanya mereka, dua wartawan televisi juga turut menjadi korban.

Insiden bentrok tersebut terjadi pada pukul 17.00 WIB, Selasa (31/1/2012). Sekitar 60-an petugas Satpol PP turun ke jalan untuk menertibkan Jalan Merdeka dari PKL. Kawasan itu beberapa waktu telah dinormalisasi daerah bebas dari PKL.

Ketua Satpol PP Ferdi Ligaswara menyatakan para anggotanya sudah meminta para PKL untuk segera mengosongkan jalan itu, namun ditolak. Hingga terjadi insiden.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dua anggota saya dipukul. Aris luka di muka, dia dipukul besi pajangan dagangan. Kalau Ayi luka di kepala bagian belakang dihantam pavling blok," tuturnya ditemui di lokasi.

Menurut Ferdi keduanya saat ini diobati di RS Sariningsih, yang tak jauh dari lokasi. "Ayi masih pingsan di rumah sakit," katanya.

Sementara itu, salah seorang anggota Satpol PP yang ikut dalam penertiban itu, Dedi, mengatakan para petugas yang berjumlah 60 orang mendapat perlawanan dari para PKL. "Aris dan Ayi dipukul oleh salah seorang pedagang dengan besi pajangan. Ayi dilempar pavling block oleh pelaku," katanya.

Dia mengaku langsung menyelamatkan Aris dan Ayi ke dalam BIP agar tak terus menjadi bulan-bulanan pelaku. "Pelaku lainnya tidak melakukan pemukulan," katanya.

Sementara itu tersiar kabar juga dua wartawan televisi MNC TV, Sigit dan Wawan. "Iya tadi ada dua wartawan TV yang diselamatkan masuk ke area BIP. Lensa kameranya pecah," ujar Makmur, Komandan Peleton III Satpol PP.

Namun hingga berita ini diturunkan, redaksi detikbandung belum berhasil konfirmasi kepada wartawan yang dikabarkan korban tersebut.

Pantauan detikbandung, puluhan satpol PP masih berjaga-jaga di Jalan Merdeka. Mereka berkumpul di depan Bank Permata. Sementara itu beberapa PKL yang berjualan asesoris masih nekat berjualan dengan memasang jualannya di pagar.



(bbn/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini