Mulai dari Lorong Historikal Padjadaran, stand festival kuliner Jabar, stand komunitas budaya dan kesenian, serta stand edukatif dan kreatif. Berbagai pagelaran sunda seperti pertunjukan wayang Si cepot pun akan ditampilkan.
"Kampung Tatar Padjadjaran ini sudah yang ketiga kalinya dibuat. Tujuannya untuk memperluas pengetahuan akan budaya Sunda," ujar Ketua Pelaksana Yeni Herliani saat berbincang dengan detikbandung di area parkir Unpad, Jalan Dipati Ukur, Minggu (29/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada puluhan stand yang ikut serta dalam acara ini, diantaranya stand komunitas, stand kuliner khas serta stand edukatif dan kreatif. Pada stand edukatif dan kreatif ini, pengunjung bisa belajar membatik atau berkreasi dengan paper craft membuat miniatur Si Cepot.
Warga Bandung pun terlihat ramai mengunjungi KTP ini. Tak perlu membayar tiket masuk untuk bisa meramaikan KTP, karena acara ini gratis untuk umum.
"Tapi untuk bisa membatik, dikenai biaya Rp 15 ribu. Sementara untuk paper craft Rp 5 ribu," katanya.
Diantara keramaian, terlihat sejumlah anggota komunitas dan pengunjung bermain dengan alat permaianan tradisional seperti egrang dan batok kelapa yang diinjak yang terhubung dengan tali.
Acara yang dibuka sejak pukul 09.00 WIB ini akan dibuka hingga pukul 22.00 WIB nanti dengan puncak acara pertunjukan Pojok Si Cepot.
(tya/tya)










































