"Saat ini nasabah kami yang paling dominan adalah pegawai negeri sipil dan karyawan berpendapatan tetap. Ke depan, Bank bjb ingin memperkaya segmentasi debitur dengan menyasar anak muda, dengan usia di bawah 35 tahun," kata Direktur Utama Bank bjb Bien Subiantoro dalam keterangan yang diterima detikbandung, Jumat (27/1/2012).
Bien juga mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya menambah jaringan kantor, membangun infrastruktur penunjang, mengembangkan teknologi informasi, dan meningkatkan layanan untuk menggarap segmen tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dukungan transaksi secara elektronik ini, diharapkan bisa memperluar penetrasi di pasar," paparnya.
Selain itu, bank berkantor pusat di Bandung tersebut juga berencana membuka 200 unit jaringan kantor baru dan menambah sebanyak 487 unit mesin anjungan tunai mandiri (ATM) sepanjang 2012. Bank bjb saat ini memiliki sekitar 400 unit jaringan kantor dan 512 unit mesin ATM.
Berdasarkan catatan Bank bjb, nasabah segmen muda potensial tersebar di sejumlah kota besar, seperti Jakarta dan sejumlah kota di Jawa Barat. Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) di wilayah Jakarta per November 2011 mencapai Rp 16 triliun, atau melampaui penghimpunan DPK di wilayah Jabar senilai Rp 14 triliun.
"Realisasi tersebut menandakan potensi simpanan di pasar masih bagus. Kami juga berencana merancang pola promosi yang melibatkan sekolah untuk menggarap segmen muda," katanya.
Sejatinya, Bank bjb telah memiliki sejumlah produk simpanan untuk menyasar segmen muda, seperti tabungan pendidikan.
"Kita gandeng komunitas. Ini langkah positif untuk mempercepat pertumbuhan kinerja keuangan," ujarnya.
(afz/bbn)











































