Tak jarang mereka saling berebut dan berkelahi demi mendapatkan uang receh. Pemandangan seperti ini selalu terjadi setiap tahunnya.
Pantauan detikbandung, Senin (23/1/2012) siang, para pengemis berkerumun sejak dari Jalan Kelenteng hingga di depan pintu masuk vihara. Mereka bahkan menunggu hingga tuntas warga yang sedang berdoa di halaman vihara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara setelah diberi uang, para pengemis justru ribut berebut minta bagian uang.
"Bagikeun atuh (Bagikan dong). Mana nu urang (Mana punya saya). Urang oge titadi nungguan (Saya juga dari tadi menunggu)," seru para pengemis meminta bagian pada yang mendapatkan uang.
Pengemis yang meminta-minta mulai dari anak-anak, ibu-ibu, kakek-nenek bahkan bapak-bapak. Selain penuh oleh warga yang akan sembahyang dan pengemis, halaman vihara juga ramai dengan banyaknya pedagang.
(tya/bbn)










































