Libur Panjang Imlek, Penumpang Kereta Api Melonjak

Libur Panjang Imlek, Penumpang Kereta Api Melonjak

- detikNews
Sabtu, 21 Jan 2012 13:38 WIB
Libur Panjang Imlek, Penumpang Kereta Api Melonjak
Bandung - Volume penumpang atau okupansi kereta api tujuan timur seperti Jogya, Solo, Madiun, Surabaya, Kediri, Malang dan Semarang, pada long weekend Imlek mengalami peningkatan. Bahkan, untuk mengantisipasi padatnya penumpang, dilakukan penambahan 1 hingga 3 gerbong pada tiap rangkaian.

Dari running online ticketing, untuk pemberangkatan hari ini sabtu (21/1) dan besok minggu (22/1), rata-rata reservasi berada pada posisi 90 persen.

"Beberapa kereta favorit seperti eksekutif Argowilis hingga Senin (24/1) tercapai 100 persen. Begitu juga eksekutif Turangga running diatas 90 persen. Sementara untuk KA ekonomi tadi pagi Pasundan tujuan surabaya tercapai 100 persen, sedangkan KA Kutojaya Selatan tujuan Kutoarjo sudah 100 persen, KA Kahuripan tujuan Kediri tersisa hanya untuk go show (penjualan langsung-red), begitu juga untuk Minggu (23/1) tersisa go show," jelas Kepala Humas PT KA Daop II Bambang S Prayitno dalam pesan singkat yang diterima detikbandung, Sabtu (21/1/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melihat tingginya minat penumpang hingga ticket nyaris ludes itu pun PT KA melakukan penambahan kereta (gerbong) sudah dilakukan 1 hingga 3 pada tiap rangkaiannya.

Untuk KA Argo Parahyangan hingga hari ini Sabtu (21/1/2012), dari 6 perjalanan regular, rata-rata okupansinya mencapai 70-90 persen hingga Senin (23/1/2012) sementara KA tambahan tiap Sabtu dan Minggu pukul 08.45 dijalankan. Sedangkan Kedatangan dari Jakarta rata-rata 100 persen.

"Pengguna jasa agar segera lakukan reservasi untuk kepulangan Senin untuk tujuan Jakarta," imbaunya.

Ia menambahkan, kapasitas angkut kereta api yang dijalankan 100 persen sesuai jumlah tempat duduk tetap dilakukan. Walaupun diakuinya banyak penumpang yang memohon tiket berdiri (tanpa Tempat).

"Tapi kami tak bisa lakukan, karena ini merupakan proses perbaikan layanan kami untuk kenyamanan, keamanan dan ketertiban bagi penumpang dan perjalanan KA, begitu juga terhadap KA-KA kelas ekonomi jarak menengah dan jauh sama diberlakukan hanya 100 persen," jelas Bambang.

Terkait dengan kebijakan ini sistem reservasi tiket tidak selalu harus dilakukan di loket stasiun namun bisa melalui kantor pos, Indomaret, agen-agen, call center 121, ATM BII, Mandiri dan BRI.

"Jadi lakukan perjalanan yang terencana, walaupun kami juga menyediakan penjualan tiket utk go show (penjualan langsung). Namun ini sangat terbatas karena sisa dari reservasi," katanya.

(tya/tya)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads