Kasihan, Bayi Berusia 2,5 Bulan Ditinggal Pergi Sang Ibu

Kasihan, Bayi Berusia 2,5 Bulan Ditinggal Pergi Sang Ibu

- detikNews
Rabu, 18 Jan 2012 12:49 WIB
Kasihan, Bayi Berusia 2,5 Bulan Ditinggal Pergi Sang Ibu
Bandung - Sungguh kasihan nasib Renaldi, bayi yang baru berusia 10 minggu atau 2,5 bulan itu tak terurus. Ia ditinggalkan ibu kandungnya saat baru berusia 1,5 bulan. Kini Renaldi diurus oleh neneknya Oyoh (60), ibu dari bapaknya Rohman (35) yang kondisi ekonominya memprihatinkan.

Renaldi lahir 5 November 2011. Tiga minggu lalu ia ditinggalkan ibunya, Maryam (32). Oyoh menuturkan suatu malam tiba-tiba Maryam membereskan barang-barang miliknya dan serta Renaldi. Tak jelas alasannya pergi, karena Maryam tak mengucapkan apapun.

"Waktu itu Rohman (suaminya-red) lagi mandi aja enggak mau ditunggu. Padahal sebelumnya engga berantem atau apa," ujar Oyoh saat ditemui di rumahnya di Jalan Sudirman Gang Abah Muhammad RT 2 RW 11 Kelurahan Maleber Kecamatan Andir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Maryam merupakan istri kedua siri Rohman, Istri pertama Rohham menjadi TKW di Malaysia dan enam tahun tidak pulang. Dari istri pertamanya, Rohman punya anak dua. Maryam juga memiliki dua anak dari mantan suaminya yang pertama.

Mengetahui istrinya pergi, Rohman segera menyusul Maryam. Kepada Rohman, Maryam menyatakan akan memberikan anaknya itu pada orang lain untuk diadopsi. Namun Rohman menolaknya dan membawa kembali Renaldi ke rumah orang tuanya itu untuk diurus sendiri.

Sebagai pekerja serabutan, Rohman tak memiliki pekerjaan tetap. Saat ini dia hanya menjadi calo yang bisa mendapatkan Rp 15 ribu per hari sebagai penghasilan.

"Uang segitu yang dicukup-cukupin. Untuk makan dan beli susu," katanya. Kini sudah 3 minggu Renaldi diurus Oyoh. Sehari-hari Renaldi diberikan susu sachet dan air tajin.

Sejak lahir, Oyoh menilai Maryam kurang perhatian mengurus Renaldi. Berat badan bayi kecil itu bukannya bertambah malah menurun. Padahal saat dilahirkan berat badannya mencapai 4,5 kg. Kondisi Renaldi mengkhawatirkan, perutnya membesar seperti bayi yang kurang gizi atau busung lapar.

Hingga akhirnya, didampingi LSM Serikat Rakyat Miskin Renaldi pun dibawa ke Puskesmas Garuda untuk memeriksakan kondisinya. Beruntung, kondisi Renaldi tidak seburuk yang diduga. Renaldi hanya mengalami kembung dan sakit flu.

Pantauan detikbandung, mereka tinggal di bangunan berbentuk trapesium dengan lebar 2 meter dan 3 meter serta panjang 3 meter. Dindingnya tembok bata dan lantainya pun masih beralas tanah yang lalu ditutupi dengan tikar dan karpet seadanya. Bangunan tersebut hanya ada satu sekat, untuk dapur. Pada bagian dapur, ada sebagian yang tak beratap sehingga jika hujan turun air pun masuk. Biasanya mereka hanya menutup peralatan masak dengan kardus atau plastik.


(tya/ern)


Berita Terkait