Sidang Korupsi Hakim Imas Dikawal Demo Buruh

Sidang Korupsi Hakim Imas Dikawal Demo Buruh

- detikNews
Selasa, 17 Jan 2012 12:14 WIB
Sidang Korupsi Hakim Imas Dikawal Demo Buruh
Bandung - Sekitar seratus buruh dari 13 organisasi buruh yang tergabung dalam Komite Pemberantasan Mafia Pengadilan Hubungan Industrial (KPM-PHI) menggelar aksi unjuk rasa di depan halaman Pengadilan Tipikor Bandung, Selasa (17/1/2012). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk dukungan pada majelis hakim dan JPU untuk bisa memberikan hukuman yang seberat-beratnya pada Hakim Adhoc PHI Imas Dianasari yang menjadi terdakwa dalam perkara dugaan suap.

Dalam aksinya, massa membawa sejumlah spanduk dan bendera organisasi. Mereka pun membawa sebuah mobil bak terbuka untuk dijadikan panggung orasi, sementara peserta demo lainnya berkerumun di sekitarnya.

"Aksi ini untuk mengawal persidangan Imas. Tuntutan kita, majelis hakim untuk memberikan putusan yang seadil-adilnya yang mencerminkan nilai keadilan masyarakat khususnya bagi kaum pekerja atau buruh," ujar Koordinator Aksi Iwan Kusmawan saat ditemui disela aksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menuturkan, kasus Imas ini diharapkan bisa menjadi awal pengusutan mafia hukum di PHI, karena mereka menduga tidak hanya Imas saja yang menjadi bagian dari mafia hukum. "Kami berharap KPK bisa mengusut mafia hukum lainnya yang ada di PHI seperti para paniteranya," katanya.

Iwan mengatakan keberadaan PHI selama ini penting untuk buruh yang sedang berperkara untuk mendapatkan keadilan. Karena itu, adanya para mafia hukum itu menciderai kepercayaan buruh pada PHI.

"Selama ini PHI yang menjadi tempat kita mencari keadilan pekerja atau buruh yang berperkara dengan perusahaan. Sekarang kita mau lihat seperti apa putusan untuk hakim PHI yang menyalahi ini divonis," tutur Iwan.

Ia berharap, aksi ini baru dilaksanakan hari ini namun selama ini para buruh mengikuti sidang dan berharap tuntutan jaksa yaitu 13 tahun dapat diputuskan.

"Jangan sampai sudah dituntut 13 tahun tapi besok malah dibebaskan. Makanya kita mau kawal itu," katanya.

Organisasi yang tergabung dalam KPM PHI ini diantaranya FSPMI, Kasbi, Gasperindo, FSBI, dan SPN. Aksi ini tidak sampai membuat ruas Jalan LRE Martadinata ditutup, namun membuat arus lalu lintas sedikit tersendat.


(tya/ors)


Berita Terkait