Kasus penemuan potongan tubuh setengah badan atau hanya bagian perut hingga leher ini menjadi atensi jajaran Polres Bandung. Pihak kepolisian menunggu hasil autopsi tim forensik Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) untuk memastikan apakah mayat korban mutilasi atau bukan.
"Timsus ini dibentuk atas perintah Kapolres Bandung. Saat ini tim sudah bergerak bersama Babinkamtibmas menelusuri identitas korban. Caranya bertanya kepada masyarakat yang merasa khilanggan anggota keluarga," jelas Kasatreskrim Polres Bandung AKP Haerullah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Haerullah berharap masyarakat yang kehilangan anggota keluarga segera melapor kepada kantor polisi terdekat. "Nanti kami antar ke RSHS untuk melihat ciri-ciri korban," jelasnya.
Ia menambahkan, hingga kini identitas mayat belum dapat dipastikan apakah pria atau wanita. Polisi tetap menunggu hasil autopsi mengenai penyebab kematian dan jenis kelamin korban.
"Kami masih melakukan penyelidikan. Kasus ini akan terungkap jika kami sudah bertemu dengan keluarga korban," tutup Haerullah.
(bbn/tya)










































