Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 04.00 WIB. Di rumah tersebut sejumlah orang termasuk termasuk Philip dan istrinya, serta satpam.
"Diduga pelaku masuk dengan cara memanjat pagar setinggi dua meter di depan rumah," kata seorang sumber yang enggan disebut namanya..
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum diketahui apakah senpi itu asli atau palsu. Usai menyekap satpam, para pelaku masuk ke dalam rumah dengan mencongkel pintu rumah. Saat itu, Philip yang berada di dalam kamar bergegas keluar karena mendengar suara pintu yang dikira mertuanya.
Tak disangka, pelaku langsung menodongkan senpi kepada korban dan melakban serta mengikat kedua tangan. Sementara pelaku lain mengawasi istri korban. Selanjutnya, para pelaku menggondol barang berharga antara lain perhiasan emas, uang dollar US, laptop, dan kamera.
"Ya, korban itu salah satu pejabat atau orang penting Konsulat Perancis di Jabar. Kerugian ditaksir mencapai 500 juta rupiah," jelas sumber itu.
Usai pelaku kabur, istri korban bergegas mencari pertolongan. Ia terkejut saat melihat satpam turut disekap. Akhirnya ikatan pada tangan dan kaki dilepas serta segera melapor polisi.
Philip selama ini berkantor di Konsulat Perancis, Jalan Purnawarman, Kota Bandung. Belum diketahui sejak kapan Philip bertugas di Indonesia dan berapa lama tinggal di rumah tersebut.
Hingga pukul 11.30 WIB, aparat kepolisian dari Polrestabes Bandung dan Polda Jabar melakukan identifikasi di lokasi kejadian. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari polisi terkait kejadian tersebut.
(bbn/ern)











































