Ladeni Permainan Keras PSMS, Persib Andalkan Kolektivitas

Ladeni Permainan Keras PSMS, Persib Andalkan Kolektivitas

- detikNews
Senin, 09 Jan 2012 11:27 WIB
Ladeni Permainan Keras PSMS, Persib Andalkan Kolektivitas
Bandung - Persib Bandung harus mengandalkan kolektivitas alias kerja sama tim jika ingin mengalahkan PSMS Medan yang akan dijamu sore ini, Senin (9/1/2012) di Stadion Si Jalak Harupat dalam lanjutan Liga Super Indonesia (LSI).

Tanpa kolektifitas, sulit rasanya 'Maung Bandung' memberi kado kemenangan bagi bobotoh yang masih kecewa karena di laga terakhir hanya bermain imbang 1-1 melawan PSAP Sigli.

PSMS yang beken dengan permainan keras menjurus kasar, jelas bukan lawan mudah bagi Persib. Di kandang maupun tandang, PSMS dikenal militan dan selalu bermain dengan karakter permainan yang hampir sama.

Jika skuad 'Maung Bandung' terpancing emosi dengan karakter permainan keras PSMS, kemenangan bisa saja sirna. Sebaliknya jika mampu mengontrol emosi dan mengandalkan kolektifitas tim, Persib bisa membungkus kemenangan dan mempersembahkannya bagi bobotoh.

Menilik lima laga yang dilakoni, beberapa pemain Persib masih sering bermain mengandalkan kemampuan individual. Di laga terakhir misalnya, pemain sayap M Ilham beberapa kali mampu menerobos pertahanan PSAP namun selalu mentah ketika dia hanya meliuk-liuk dengan bola tanpa mengopernya ke pemain lain. Begitu juga dengan Miljan Radovic. Jika hal serupa tetap dilakukan, sulit bagi Persib mengalahkan 'Ayam Kinantan'.

Permainan kolektif pun sempat diingatkan fullback kanan Zulkifli Syukur. Zulkifli yang tidak bisa main di laga nanti karena akumulasi kartu kuning, engatakan Persib harus mengedepankan kolektifitas.

"Pemain harus mengandalkan kolektifitas dan kerja sama tim yang baik. Karena sepakbola itu permainan tim, bukan individu," kata Zul, sapaan akrabnya.

Jika Persib bermain dengan kolektifitas yang baik, permainan keras PSMS bisa jadi berakhir sia-sia di Bandung. Namun permainan kolektifitas itu jelas harus dibarengi dengan keberanian bertempur melawan hadangan keras lawan.


(ors/avi)


Berita Terkait