"KLB kelihatatannya tidak akan bisa dibendung. Yang punya hak dan menginginkan (KLB) itu adalah anggota PSSI sendiri," kata Toni saat ditemui di Sekretariat PSSI Jabar, Jalan Lodaya, Sabtu (7/1/2012).
Menurut Toni, langkah yang dilakukan para pengurus PSSI saat ini sudah terlambat. Itu karena dalam Rapat Akbar Sepakbola Nasional (RASN) pada 18 Desember lalu, lebih dari 2/3 anggota PSSI sudah menyatakan mosi tidak percaya pada pengurus PSSI saat ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk KLB ini kami juga tidak perlu meminta restu dari FIFA maupun AFC karena ini diinginkan oleh anggota PSSI sendiri," jelasnya.
Meski keukeuh ingin menggelar KLB, KPSI tetap akan mengikuti ajakan KONI untuk membicarakan masalah yang ada. Rencananya, dalam waktu dekat KONI akan memanggil perwakilan KPSI untuk mengetahui lebih jauh persoalan yang ada.
"Kita akan beberkan semua dosa-dosa Djohar Arifin dan kawan-kawan ke KONI. Kita akan jelaskan semua duduk persoalannya," tegas Toni.
(ors/ern)










































