"Di babak pertama, karena kita baru start, jadi banyak pemain yang bingung dengan formasi," kata pelatih Drago Mamic di Stadion Siliwangi, Jumat (6/1/2012) petang.
Kebingungan pemain di babak pertama karena di empat laga Persib lebih banyak memainkan formasi 4-2-3-1. Jika berubah dengan formasi 4-4-2, biasanya dilakukan di pertengahan babak pertama atau kedua.
Sementara di laga kontra PSAP, formasi 4-4-2 langsung diterapkan sejak awal dengan menduetkan Airlangga Sutjipto dan Moses Sakyi di lini depan. "Tapi di babak kedua saya mengingatkan pemain apa yang harusnya dilakukan dan hasilnya mereka tampil spektakuler di babak kedua," tutur pria asal Kroasia itu.
Drago mengatakan, formasi 4-4-2 sebenarnya pernah dimainkan saat Persib dijamu Deltras Sidoarjo dan Persidafon Dafonsoro. Namun di laga kontra PSAP, pemain terlihat seperti membutuhkan adaptasi lagi dengan formasi tersebut.
"Sebetulnya formasi yang sama pernah diterapkan saat kita bertanding melawan Deltras dan Persidafon," tandas Drago.
Ia menambahkan, ke depan tim pelatih akan terus membenahi permainan agar mereka tidak lagi kebingungan dengan formasi yang ingin diterapkan. Apalagi persiapan untuk laga kontra PSMS Medan tinggal dua hari lagi. Sementara laga Persib vs PSMS sendiri akan digelar Senin (9/1/2012) di Stadion Si Jalak Harupat.
(ors/ern)











































