Persib kini bertengger di papan atas klasemen sementara LSI dengan prestasi tidak terkalahkan di empat laga. Sementara PSAP bercokol di papan bawah.
Melihat fakta itu, Persib punya kans besar untuk melumat PSAP di hadapan puluhan ribu bobotoh di stadion. Kuncinya, 'Maung Bandung' mesti menghilangkan over confidence alias rasa percaya diri berlebihan.
Tak terkalahkan di empat laga, dikhawatirkan membuat skuad Persib merasa sebagai tim hebat. Padahal dari segi permainan, Persib mendapat sorotan banyak pihak karena belum menampilkan permainan dengan kualitas juara seperti Persipura dan tim unggulan lainnya.
Jika mampu bermain kolektif dan menghilangkan over confidence, Persib akan membungkus tiga poin dengan mudah. Sebaliknya, Persib bisa saja menuai hasil imbang, bahkan kekalahan.
Hal itu berkaca dari pengalaman saat melawan Persiram Raja Ampat. Persib yang buta kekuatan Persiram sempat melihat lawan dengan sebelah mata. Namun Persiram membuat kejutan karena mampu memberi perlawanan sengit hingga skor berakhir 3-2 untuk kemenangan 'Maung Bandung'.
Motivasi tinggi lawan pun mesti diwaspadai. Itu karena setiap tim yang menghadapi Persib biasanya punya punya semangat dobel. Hal itu diakui kapten Persib Maman Abdurachman. Ia pung mengingatkan seluruh skuad 'Maung Bandung' untuk berkonsentrasi penuh sepanjang laga.
"Mereka pasti punya motivasi tinggi apalagi kita belum terkalahkan di empat pertandingan. Kuncinya kita harus lebih konsentrasi lagi buat pertandingan nanti," kata Maman.
Hal senada juga diungkapkan mantan pemain Persib era 1980-an Bambang Sukowiyono. Menurutnya, rasa percaya diri harus dimiliki setiap tim. Namun jangan sampai rasa percaya diri itu berlebihan yang akhirnya berujung kerugian bagi tim.
(ors/ern)











































