Polisi Harus Terbuka pada Keluarga Fahmi dan Lukman

2 Remaja Dibacok dan Disumpal Petasan

Polisi Harus Terbuka pada Keluarga Fahmi dan Lukman

- detikNews
Rabu, 04 Jan 2012 14:07 WIB
Bandung - Kronologi kejadian yang menyebabkan Fahmi (15) dan Lukmanul Hakim (15) mengalami luka parah di bagian kepala belum diketahui pasti. Fahmi akhirnya meninggal setelah sebelumnya dirawat di RS Hasan Sadikin, sedangkan hingga kini Lukman koma di rumah sakit yang sama.

Versi kerabat serta keluarga korban menyebutkan kedua remaja tersebut dianiaya oleh berandalan bermotor. Fahmi mengalami luka bacok di kepala dan luka bakar di mulut akibat disumpal petasan menyala. Lukman mengalami luka bacok di tempurung kepalanya. Polisi menyebut keduanya kecelakaan tunggal.

DPRD Jabar menyarankan kepada polisi yang menangani kejadian ini untuk memberikan penjelasan pasti kepada keluarga korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Polisi harus bijak dan terbuka dalam menangani perkembangan penyelidikan kepada pihak keluarga korban. Undang juga pihak keluarga" jelas Angggota Komisi A DPRD Jabar dari Fraksi PDIP, Deden Darmansyah, saat dihubungi via telepon, Rabu (4/1/2012).

Dia mengatakan, aparat kepolisian seharusnya jangan terburu-buru menyimpulkan kalau kedua remaja itu korban kecelakaan lalu lintas. Sudah seharusnya polisi cepat menyelidikinya.

"Segera lakukan olah TKP dan melihat hasil visum luar serta dalam korban. Penyelidikan ini juga harus ada alat bukti yang kuat. Sehingga nanti ada kesimpulan apakah penyebab meninggalnya korban kecelakaan atau ada unsur penganiayan," kata Deden.

Kapolres Bandung AKBP Sony Sonjaya saat berkali-kali dikonfirmasi detikbandung via telepon tidak memberikan jawaban. Terakhir pukul 11.30 WIB tadi, nada ponselnya aktif tapi tidak diangkat.

(bbn/ern)


Berita Terkait