Versi kerabat korban menyebutkan Fahmi mengalami luka bacok di kepala dan luka bakar di mulut akibat disumpal petasan menyala. Sedangkan Lukman saat ini koma di RSHS akibat luka bacok di tempurung kepalanya.
Sedangkan aparat kepolisian menyebut keduanya mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Bandung-Garut, Minggu (1/1/2012). Lukman dan Fahmi memang mengendarai satu sepeda motor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kejadian ini harus diusut dan diselidiki polisi semaksimal mungkin. Polisi juga jangan terburu-buru menyimpulkan itu korban lakalantas," ujar Angggota Komisi A DPRD Jabar dari Fraksi PDIP, Deden Darmansyah, saat berbicang bersama detikbandung via ponsel, Rabu (4/1/2012).
Menurut Deden, langkah yang harus segera dilakukan polisi yakni melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta melakukan visum luar dan dalam terhadap korban. Sehingga nanti, kata dia, muncul kesimpulan dari uji medis atau uji forensik mengenai penyebab pasti kematian Fahmi dan luka diderita Lukman.
"Jadi nanti diketahui apakah keduanya luka karena benturan di jalan atau dianiaya," ucapnya.
Lebih lanjut Deden menuturkan, keluarga korban dan masyarakat diminta pula untuk bersabar menunggu hasil penyelidikan polisi. Karena, sambung Deden, proses tersebut tidak cukup satu hari.
Kapolres Bandung AKBP Sony Sonjaya saat berkali-kali dikonfirmasi detikbandung via telepon belum juga berhasil. Terakhir pukul 11.30 WIB tadi, nada ponselnya aktif tapi tidak diangkat.
(bbn/ern)










































