Soal saksofon ini menjadi misteri. Di lokasi kejadian, barang berharga milik Andri tidak raib. Sepeda motor, tas, dan ponsel ditemukan tak jauh dari jasad pemuda tersebut. Saat itu, Andri kelar manggung mengisi acara malam tahun baruan di kawasan Jatinangor, Sabtu (31/12/2011).
Kepala Humas UPI, Suwatno, mengatakan waktu itu Andri menggantikan rekannya yang tak bisa tampil. Selama ini Andri dikenal juga sebagai personel cabutan. Perjalanan pulang ke kost di kawasan Jalan Setiabudhi, Minggu (1/1/2012) dini hari, Andri dikabarkan dicegat dua orang hingga terjadi penusukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi tidak mau berspekulasi saksofon itu dicuri pelaku. Sebab, di tempat kejadian perkara (TKP) barang berharga milik Andri utuh. Lalu tidak ada saksi di lokasi kejadian yang menyatakan Andri membawa alat musik tiup tersebut.
Satreskrim Polrestabes Bandung yang menangani perkara ini masih menyelidiki motif dan siapa pelaku yang tega menghabisi mahasiswa UPI jurusan Seni Musik angkatan 2007 ini.
Guna memastikannya keberadaan saksofon, pihak UPI menyarankan agar polisi menelusuri atau meminta keterangan kepada band yang mengundang Andri malam itu. "Dari situ bisa diketahui apa memang Andri pulang sambil membawa saksofon atau tidak," ujar Suwatno.
(bbn/bbn)











































