Sekitar pukul 17.00 WIB, Selasa (27/12/2011), perwakilan keluarga langsung menuju ke RSHS usai mendapat kabar tersebut dari kerabat. "Ya benar itu Hanif. Saya tadi lihat ciri-ciri dari jidatnya yang ada bekas jahitan," kata paman Hanif yakni Dadang Gunawan (31).
Dadang yang ditemani salah satu keluarga lainnya, Asep, mengatakan info Hanif berada di RSHS setelah mendapat informasi dari seorang kerabatnya, Ahmad.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hanif sebelumnya berenang di kolam Tirta Riang Ciparay. Saat itu tubuhnya kejang-kejang dan dibawa ke RS Al Ihsan. Hanif siang itu meninggal di RS Al Ihsan, saat itu juga jasadnya dibawa ke RSHS," kata Dadang.
Dadang mendapat kabar kalau keponakan tercintanya itu meninggal karena kecelakaan di kolam renang tersebut. "Setelah tahu begini, Hanif bukan diculik. Tapi untuk memastikan penyebab meninggal, kami akan menanyakan ke Polsek Ciparay," katanya.
Siang tadi juga keluarga sebelum dapat kabar jasad Hanif di RSHS, sempat mendatangi kolam renang Tirta Riang. "Tadi waktu ke sana, pihak pengelola kolam renag bilang enggak ada anak yang meninggal. Kami sangat menyayangkan, kesannya ditutup-tutupi," papar Dadang.
Sekitar pukul 17.30 WIB, jenazah Hanif dibawa keluarga menggunkan satu mobil ambulans RSHS menuju rumah duka di daerah Babakan Ciparay. Rencananya, bocah tersebut akan dikebumikan di pemakaman Porib yang tidak jauh dari rumah duka.
(bbn/ern)










































