Ia khawatir, sakit anaknya kambuh sewaktu-waktu. Sebab jika sudah kambuh, Hanif sering pingsan karena tidak kuat menahan sakit di perutnya.
"Kasihan, Hanif punya maag kronis, sering pingsan," ungkap Nana saat ditemui di rumah saudaranya di Jalan Jamika no 70, Senin (26/12/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Itu yang kemudian membuat Nana dan keluarganya makin khawatir. Nana yang diduga jadi korban penculikan khawatir tidak mendapat perawatan dengan baik. "Hanif susah makan nasi, dia sukanya makan mie instan," cetusnya.
Sementara Nana sendiri ogah membayangkan jika Hanif pingsan. "Kalau makannya enggak teratur terus maagnya kerasa, terus pingsan, bagaimana coba," tuturnya.
Harapan Nana dan keluarganya pun hanya satu yakni ingin agar anaknya segera kembali ke rumah. "Saya cuma pengen Hanif pulang ke rumah," harapnya singkat.
Hanif sudah 5 hari tidak pulang ke rumahnya di Kampung Uak RT 09 RW 07, Desa Andir, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Ia diduga jadi korban penculikan karena hingga kini keberadaannya tidak diketahui.
(ors/avi)











































