"Kami atas nama pemerintah dan pencinta seni budaya merasa sangat kehilangan Aom Kusman. Kita para seniman dan budayawan akan tetap meneruskan kultur Sunda dan akan memberikan apresiasi seperti yang telah dilakukan almarhum," ujarnya usai jumpa pers Musikalisasi Lutung Kasarung di RM Centrum, Jalan Belitung, Jumat (23/12/2011).
Menurut Dede ia mengenal dekat Aom Kusman, karena pernah jadi anak didik Aom Kusman dalam dunia MC. "Saya ini juniornya Aom Kusman untuk MC kuis, Dia kan sempat membakan kuis 'Siapa Dia' di TVRI, saya ini level keduanya bareng Tantowi Yahya. Jadi saya ini berguru pada Aom Kusman," katanya.
Dibandingkan dengan MC lainnya pada jamannya, seperti Koes Hendratmo, Aom Kusman memiliki kelebihan pada joke-nya. "Dia itu punya kelebihan pada joke dan menyanyi. Kalau saya mah payah," katanya.
Dede pun mengungkapkan pengalaman bersama Aom Kusman yang tak bisa dilupakan, di mana suatu kali pernah menjadi pembawa acara bareng Aom Kusman. "Aom Kusman itu udah ngebodor kemana-mana, eh pas saya ngebodor garing. Untung saja Aom Kusman menutupnya dengan becandaannya lagi," katanya yang mengaku mendapat kabar Aom Kusman meninggal pukul 06.30 WIB tadi.
(ern/ern)











































