KPSI memberikan waktu pada Djohar Arifin untuk menerima rekomendasi KPSI hingga tanggal 23 Desember. "Kami akan kirim ke FIFA dan AFC kalau tidak digubris Djohar. Kita sedang menyiapkannya dan akan langsung dikirimkan jika sampai 23 Desember belum diterima Djohar," kata Toni saat ditemui di Sekretariat PSSI Jabar, Jalan Lodaya, Selasa (20/12/2011).
Kepada FIFA dan AFC, Toni menyebut akan berkonsultasi untuk mencari titik temu dari masalah yang ada. Itu karena lebih dari 2/3 anggota PSSI atau sekitar 450 anggota PSSI menginginkan KLB untuk menggulingkan Djohar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alasan memberi tenggat hingga 23 Desember, sambung Toni, dikarenakan perlu persiapan untuk melakukan KLB. "Butuh waktu tiga bulan untuk menyebar undangan dan mempersiapkan semuanya sesuai statuta," tuturnya.
Menurut Toni, tidak alasan bagi Djohar untuk tidak menerima hasil rekomendasi rapat atau menolak KLB. Sebab mereka yang hadir di rapat merupakan anggota PSSI.
"Kalau mereka yang menandatangani rekomendasi itu nanti disebut tidak valid, dari mana dasarnya? Kalau nanti keluar ucapan tidak valid, berarti PSSI sebagai bapak tidak mengakui anak-anaknya. Kita ini kan member PSSI," jelas Toni.
(ors/ern)










































