"Pemeriksan terhadap saksi-saksi sudah dilakukan. Setelah itu nanti dilaksanakan gelar perkara yang melibatkan antara lain polisi dan pengacara pelapor serta terlapor. Rencananya diundang juga beberapa saksi ahli. Kami akan meminta pendapat saksi ahli apakah satpam itu bisa ditetapkan jadi tersangka serta pasal yang dilanggar," jelas Kasubaghumas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sri Wahyu Utami.
Endang mengungkapkan hal tersebut saat ditemui wartawan di Mapolrestabes Bandung, Senin (19/12/2011). Namun begitu, Endang belum memastikan kapan gelar perkara digelar dan siapa saja para ahli yang diundang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudah 8 saksi yang dimintai keterangan dalam kasus ini. Polisi belum menetapkan satpam Apartemen Galeri Ciumbuleuit, Sunarya, sebagai tersangka. "Satpam dan seorang housekeeping beberapa hari waktu diperiksa sebagai saksi. Jadi belum ada tersangkanya," terang Endang.
Sunarya dilaporkan oleh Mega atas tuduhan penganiayaan. Kasus ini bermula saat Mega berniat membuat kejutan kepada temannya yang bernama Fitra Mahaly yang kebetulan pada hari Sabtu (10/12/2011) berulang tahun ke-18. Mega dan Fitra bersama sejumlah teman mainnya berada di apartemen yang berlokasi di Jalan Ciumbuleuit itu sejak Jumat (9/12/2011) untuk mengisi liburan di Kota Bandung.
Alih-alih sukses memberikan kejutan ke Fitra, Mega malah terpaksa menginap di rumah sakit karena mengalami luka di pelipis kiri dan satu gigi bawahnya patah. Luka tersebut akibat tendangan refleks Sunarya yang melihat penampakan 'Suster Ngesot'.
Dalam rekaman CCTV jelas terlihat saat pintu lift terbuka di lantai 17, di luar pintu sudah menunggu Mega yang duduk di lantai menjadi 'Suster Ngesot'. Sesudah pintu lift terbuka lebar, terlihat teman Mega yang akan ditakuti mundur ke belakang menandakan terkejut. Bahkan housekeeping, Ade, turut mundur ketakutan setelah melihat 'Suster Ngesot'.
Sementara Sunarya yang berada paling depan, berlari dua langkah dari dalam lift dan menendang pakai kaki kanan bersepatu ke arah 'Suster Ngesot'. Akibatnya gigi bawah Mega patah dan pelipisnya lebam.
(bbp/ern)











































