"Yang sekarang itu harus ditambah bukan striker, tapi diutamakan menambah gelandang," kata mantan pemain Persib era 1970-an Risnandar Soendoro.
Hal itu dikemukakan Ris, sapaan akrabnya, saat ditemui di Sekretariat PSSI Kota Bandung, Jalan Gurame, Senin (19/12/2011).
Menurutnya, kehilangan Eka Ramdani yang hengkang ke Persisam Samarinda membuat lini tengah Persib sedikit linglung. Distribusi bola dari tengah ke depan dan ke belakang tidak beraturan karena tidak ada playmaker sekelas Eka.
"Lapangan tengah kelihatan amburadul setelah enggak ada Eka," tegasnya.
Menurutnya, lini tengah merupakan lini sentral yang membuat suatu tim akan menang atau tidak, di luar faktor keberuntungan.
"Kalau di tengahnya sudah kacau, aliran bola juga tidak lancar. Seperti yang saya lihat, lini tengah kelihatan kerepotan," ungkap Ris.
Sementara Miljan Radovic yang diharapkan jadi playmaker pengganti Eka, belum memperlihatkan penampilan maksimal. Itu karena ia tidak mendapat sokongan dari rekan-rekannya.
"Malah saya lihat sekelas Radovic sering turun ke pertahanan bantu pertahanan, ketika menyerang juga ikut menyerang. Stamina dia akan cepat habis kalau seperti itu," jelasnya.
"Playmaker harusnya terima bola bersih untuk kemudian diatur distribusinya," tandas Ris.
(ors/ern)











































