Mega langsung naik di bagian belakang Mercedes Benz hitam berplat B 18 VAH, yang disusul ibu dan adik perempuannya. Sementara itu kuasa hukumnya duduk di kursi depan. "Nanti ya kita kasih waktu untuk memberikan keterangan," ujar kuasa hukum Mega.
Selama Mega tadi diperiksa, lima orang dari Ormas Pemuda Pancasila (PP) terlihat di depan ruang Reskrim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sunarya saat itu bersama housekeeping apartemen Ade berada dalam lift bersama teman-teman Mega yang akan ditakutinya. Mega sudah bersiap memerankan 'suster ngesot' di depan lift. Saat lift terbuka lebar, teman Mega yang menjadi target dan teman lainnya termasuk Ade si housekeeping mundur ke belakang sambil berteriak ketakutan. Sementara Sunarya yang berada paling depan, maju dua langkah dan menendang 'suster ngesot'. Akibatnya gigi bawah Mega patah dan mengalami lebam di pelipis kiri.
Manajemen apartemen sendiri meyakinkan jika tindakan satpam spontan, tidak ada unsur kesengajaan. Meski begitu, Mega dan orangtuanya tetap memperkarakan satpam.
(ern/ern)










































