Buntut Insiden 'Suster Ngesot', Ormas PP Datangi Apartemen

Buntut Insiden 'Suster Ngesot', Ormas PP Datangi Apartemen

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 14 Des 2011 15:22 WIB
Buntut Insiden Suster Ngesot, Ormas PP Datangi Apartemen
Bandung -

Kasus penendangan 'suster ngesot' oleh satpam Apartemen Galeri Ciumbuleuit Sabtu dini hari lalu (10/12/2011) berbuntut panjang. Puluhan orang dari ormas Pemuda Pancasila (PP) Kota Bandung mendatangi apartemen. Mereka mengaku merasa terpanggil ikut menyelesaikan masalah ini, karena ternyata Ayah Mega, Mahfud Djabir merupakan sesepuh ormas tersebut.

Sekitar lima orang perwakilan PP Kota Bandung diterima GM Apartemen Galeri Ciumbuleuit Budi, dan dihadiri Kapolsek Cidadap Kompol Arifin. Dalam dialog satu meja itu mereka tampak santai. Kedua pihak berbicara seputar insiden 'Suster Ngesot'.

Sekjen PP Kota Bandung Tubagus Shifa mengatakan pihaknya menemui manajemen apartemen ini sebagai bentuk spontanitas rasa simpatik lantaran ayah Mega Tri Pratiwi (20) yakni Mahfud Djabir adalah keluarga besar PP. "Beliau (Mahfud) sesepuh PP," ujar Tubagus usai pertemuan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, kata Tubagus, pihaknya juga mempertanyakan tanggung jawab manajemen terhadap keluarga Mega pascakejadian.

"Tadi kami sarankan juga kepada pihak manajemen untuk meminta maaf kepada Mega dan keluarganya. Ya, tapi lebih baik datang sendiri dan ada itikad baik untuk menyelesaikannya secara kekeluargaan," terang Tubagus.

Lebih lanjut Tubagus menuturkan, pihaknya tetap menghormati proses hukum yang saat ini sedang berjalan dan ditangani Polrestabes Bandung. Pascakejadian, orang tua Mega melaporkan satpam Apartemen Galeri Ciumbuleuit soal dugaan penganiayaan.

Ketua MPC PP Kota Bandung Yayan Suherlan yang hadir dalam pertemuan tadi menyampaikan kalau pihak manajemen apartemen akan bertemu dengan keluarga keluarga Mega. "Mereka (manajemen) akan mengupayakan (meminta maaf). Berharap hal seperti lebih bagus selesai dengan cara kekeluargaan," ucap Yayan.

Sementara itu GM Apartemen Galeri Ciumbuleuit Budi, mengatakan hasil pertemuan dengan perwakilan Ormas PP itu ada hikmahnya. "Sebagai manusia, kami ingin berhubungan baik. Kami ingin damai dan mencari yang indah," jelasnya.

Budi menambahkan, beberapa saat setelah kejadian satpam Sunarya yang refleks tendang Mega lantaran berpura-pura menjadi 'Suster Ngesot' di depan pintu lift lantai 17 apartemen tersebut, Sabtu (10/12/2011) dini hari lalu, Komandan Regu (Danru) apartemen langsung meminta maaf.

"Saat itu Danru Sekurit langsung ke kamar Mega dan meminta maaf," jelas Budi.

Disinggung apakah akan segera bertemu Mega dan orang tuanya, Budi menjawab, "Insya Allah. Secepatnya."

Kedatangan Ormas PP tadi berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB. Mereka datang menggunakan sekitar 15 sepeda motor dan satu unit mobil. Mayoritas memakai seragam PP. Pertemuan itu berlangsung sekitar setengah jam. Lalu massa bubar dengan tertib. Sejumlah polisi turut menjaga di apartemen tersebut.

(ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads