PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) selaku pengelola Persib pun sudah menerima surat keputusan PSSI terkait sanksi yang dijatuhkan kemarin. Jajaran komisaris dan direksi PT PBB kemudian menggelar rapat dan menghasilkan dua keputusan.
"Keputusannya kita akan ajukan somasi dan banding ke PSSI," ujar Direktur PT PBB M Farhan saat dihubungi detikbandung, Rabu (14/12/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijelaskan Farhan, Persib mengajukan somasi dimana isinya meminta penjelasan serta alasan kenapa PSSI memberikan sanksi tersebut. Apalagi sanksi yang diterima Persib lebih berat dari klub peserta LSI lainnya.
"Kita ajukan somasi itu minta penjelasan atas poin-poin yang tidak jelas dan tidak tegas di surat keputusan itu," katanya.
Ketidakadilan yang diterima Persib menurutnya jelas harus dipertanyakan. Persib pun meminta penjelasan logis atas sanksi berat yang diterima.
Disinggung alasan PSSI memberikan sanksi berat bagi Persib Farhan mengaku tidak tahu. Itu kemudian jadi alasan Persib mengajukan somasi dan banding. "Kita mempertanyakan keadilan dan juga penjelasan logis dari PSSI terkait penerapan sanksi yang selektif (tidak adil - red) ini," tandasnya.
Persib sendiri berharap PSSI mencabut sanksi tersebut. Itu kenapa, sambung Farhan, Persib akan mengajukan banding atas sanksi yang ada. "Harapan kita cuma satu, keputusan (sanksi) itu dicabut. Cukup itu harapan kita," harapnya.
Sementara itu, rapat yang digelar kemarin malam dilakukan dengan cara teleconference. Mereka yang mengikuti rapat masing-masing Dirut PT PBB Glen Sugita, serta beberapa komisaris seperti dirinya, Kuswara S Taryono dan Risha Adi Wijaya. Rapat yang digelar sekitar pukul 21.30 itu berahir tengah malam.
"Yang tidak ikut rapat itu cuma Pak Zainuri Hasyim dan Pak Umuh Muchtar karena lagi kurang sehat," tandas Farhan.
(ors/ors)










































