Kasus insiden "Suster Ngesot' saat ini ditangani Polrestabes Bandung. Pemanggilan Sunarya untuk keperluan penyidikan itu berdasarkan laporan resmi pihak keluarga Mega. Pada Sabtu (10/12/2011) malam atau pascakejadian, ayah Mega yakni Mahdud Djabir melaporkan Sunarya dengan dugaan penganiayaan.
"Pemeriksaan terhadap satpam itu rencananya dilakukan Jumat ini. Diperiksa sebagai saksi," jelas Kasubaghumas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sri Wahyu Utami.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat pemeriksaan nanti, penyidik akan menanyakan seputar kronologi kejadian kepada satpam yang dilaporkan itu," terang Endang.
Dalam berita sebelumnya, Mega beraksi ala suster ngesot untuk menakuti temannya yang sedang berulang tahun bernama Fitra, Sabtu dini hari (10/12/2011). Mereka menginap di Apartemen Galeri Ciumbuleuit Mega dan empat temannya menunggu Fitra dan 3 teman lainnya yang sedang makan. Usai makan, mereka pun naik ke kamar melalui lift. Mega pun menunggu sendiri di depan lift sambil berpose ala suster ngesot sementara empat teman lainnya menunggu.
Di dalam lift, tak hanya Fitra dan 3 temannya saja, ada juga satpam dan seorang pegawai Apartemen Galeri Ciumbeluit lainnya. Ketika pintu terbuka, tiba-tiba satpam yang posisinya di bagian belakang penumpang lift langsung maju dan menendang Mega hingga harus dibawa ke rumah sakit. Gigi bawah Mega patah dan pelipis kirinya lebam.
(bbp/ern)










































