Polda Jabar Bantah Bertindak Represif saat Menangkap Fransisca

Polda Jabar Bantah Bertindak Represif saat Menangkap Fransisca

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 07 Des 2011 14:08 WIB
Polda Jabar Bantah Bertindak Represif saat Menangkap Fransisca
Bandung - Polda Jabar membantah keras pernyataan pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang mengatakan adanya aksi penyeretan terhadap Fransisca saat proses penangkapan. Tuduhan terjadinya tindakan arogan oleh polisi ialah tidak benar.

"Tidak ada itu menyeret-nyeret. Enggak benar," kata Kabidhumas Polda Jabar AKBP Martinus Sitompul saat diminta tanggapannya.

Martinus menyampaikannya kepada wartawan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (7/12/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, saat penjemputan Fransisca di Jakarta pada 29 Nopember lalu, sekitar lima anggota Polda Jabar yang mayoritas perempuan, dibekali surat penangkapan. Selain berstatus tersangka, Fransisca juga ditetapkan DPO sejak kasus ini ditangani Polda Jabar.

Martinus menegaskan polisi tak sedikit pun bertindak kasar. Lantaran kebetulan saat itu ada dua anak Fransisca. Berdasarkan rembugan, para bocah itu tak bisa ditinggal dan akhirnya turut ikut bersama seorang pembantu ke Mapolda Jabar.

"Polisi sekarang sudah reformis. Saya sudah ketemu dengan petugas yang saat itu menjemput Fransisca. Mereka memastikan tidak ada perlakuan seperti itu," tutur Martinus.

Sebelumnya Sekretaris Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), M. Iksan mengatakan pada saat penjemputan Fransisca, polisi melakukan tindakan represif. "Anak-anak melihat ibunya di diseret aparat di depan matanya sendiri. Ini kan keterlaluan," terang Iksan.

(bbp/ern)


Berita Terkait