"Tidak ada itu menyeret-nyeret. Enggak benar," kata Kabidhumas Polda Jabar AKBP Martinus Sitompul saat diminta tanggapannya.
Martinus menyampaikannya kepada wartawan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (7/12/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Martinus menegaskan polisi tak sedikit pun bertindak kasar. Lantaran kebetulan saat itu ada dua anak Fransisca. Berdasarkan rembugan, para bocah itu tak bisa ditinggal dan akhirnya turut ikut bersama seorang pembantu ke Mapolda Jabar.
"Polisi sekarang sudah reformis. Saya sudah ketemu dengan petugas yang saat itu menjemput Fransisca. Mereka memastikan tidak ada perlakuan seperti itu," tutur Martinus.
Sebelumnya Sekretaris Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), M. Iksan mengatakan pada saat penjemputan Fransisca, polisi melakukan tindakan represif. "Anak-anak melihat ibunya di diseret aparat di depan matanya sendiri. Ini kan keterlaluan," terang Iksan.
(bbp/ern)











































