Petugas Patroli Polsek Regol menyelamatkan nyawa Anugraman Ndruru (26) dari amarah warga yang telanjur kesal. Pria penggangguran ini nyaris dibakar hidup-hidup oleh massa lantaran berniat mencuri tas di sebuah rumah warga, Jalan Sriwijaya II No 2, RT 2 RW 3, Kelurahan Cigereleng, Kecamatan Regol, Senin (5/12/2011) pagi.
Pemuda tersebut nekat menggondol tas karena terdesak urusan perut. Niat jahat muncul tatkala tersangka berkeliaran di Jalan Sriwijaya. Ia melihat seorang pria yang menenteng tas.
"Dalam hati bilang, sepertinya isi tas itu uang. Lalu saya ikuti," jelas Anugraman berwajah babak belur saat ditemui di Mapolsek Regol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya lompatin pagar rumah setelah manjat pohon jambu," ujarnya.
Sial bagi Anugraman. Ulahnya itu dipergoki pemilik rumah. Melihat orang tak dikenal, korban meneriaki maling. Anugraman pun kembali manjat dan kabur.
Warga mengejarnya hingga tertangkap. Tak ayal, massa yang kesal memukuli pria berbadan kurus ini. Bahkan, ia mengaku, warga sempat mau membakarnya. Beruntung saja, anggota patroli Unit Reskrim Polsekta Regol segera mencegaha dan menyelamatkan Anugraman.
Kapolsekta Regol Kompol I Putu Yuni Setiawan melalui Kanit Reskrim Polsekta Regol AKP Sunarya Ishak mengatakan tersangka diketahui residivis yang pernah dibui di Rutan Kebon Waru selama 1,5 tahun.
"Hasil pemeriksaan, tersangka ini pernah melakukan pencurian di wilayah hukum Polsek Regol," ucap Sunarya.
Tersangka saat ini meringkuk di sel Mapolsek Regol dan diganjar Pasal 363 KUHPidana tentang Pencurian dengan Pemberatan yang ancaman hukumannya lima tahun penjara.
(bbp/ern)











































