Duh, Progres Pelebaran di Jalan Surya Sumantri Baru 24 Persen

Duh, Progres Pelebaran di Jalan Surya Sumantri Baru 24 Persen

- detikNews
Selasa, 29 Nov 2011 18:35 WIB
Bandung - Sejak dikerjakan mulai September lalu, proses pelebaran badan jalan dan perbaikan trotoar serta drainase di Jalan Suryasumantri baru mencapai 24 persen. Pemkot Bandung mengakui kinerja kontraktor berjalan lambat sehingga tidak akan bisa menyelesaikan proyek hingga akhir masa pengerjaan.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Bandung Iming Ahmad saat dihubungi detikbandung via telepon selulernya, Selasa (29/11/2011).

"Ya memang lambat, sampai saat ini progresnya baru sekitar 24 persen," ujar Iming.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lambatnya progres pekerjaan menurut Iming karena kontraktor tidak bisa bekerja optimal pada siang hari karena ramainya jalan tersebut. "Salah satu penyebabnya yaitu karena di lapangan banyak hambatan, terutama ada siang hari jalan begitu ramai sehingga kurang optimal," katanya. Ditambah lagi, kontraktor tidak mengoptimalkan pengerjaan pada malam hari.

Iming mengatakan, Pemkot Bandung akan menunggu, sejauh mana kontraktor bisa menyelesaikan pekerjaan hingga batas waktu yang ditentukan. "Dana untuk pekerjaannya juga tentu akan sesuai dengan prestasi mereka," tutur Iming.

Selanjutnya pekerjaan akan diteruskan minimal hingga indikator pembatas jalan dan trotoar terpasang sert jalan di-hotmix. Namun Iming belum memastikan kapan hal itu akan terlaksana.

Dalam berita sebelumnya, jalan di sisi kiri dan kanan Jalan Surya Sumantri ditambah sekitar 1 meter, diambil dari bahu jalan, lalu akan dibuat trotoar. Pelebaran jalan ini merupakan bagian dari upaya mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut. Karena sempitnya badan jalan, membuat kendaraan harus antre. Sementara pada jalur tersebut juga melintas angkot yang juga sering berhenti sehingga membuat arus lalu lintas tersendat.

Pantauan detikbandung di Jalan Surya Sumantri sendiri saat ini telah diperlebar namun kondisinya masih bergelombang. Jalan yang biasanya hanya cukup dilewati satu kendaraan untuk mengantre kini menjadi 2 jalur. Masih terlihat sejumlah pekerja yang menggali atau membereskan jalan di bagian tepi.

(tya/ern)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads