Suasana tersebut berlangsung saat satu mobil pengangkut gepeng dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung dari arah Jalan Sukajadi berhenti di depan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) tepatnya di bawah Jembatan Layang Pasupati.
Melihat petugas Satpol PP Kota Bandung turun dari mobil, tiga pengemis yang semuanya wanita sambil menggendong anak dan satu pengamen pria, kocar-kacir ke arah Jalan Pasirkaliki. Tiga petugas Satpol PP mengejar. Jarak antara petugas dan gepeng itu sekitar 15 meter. Petugas berlari memburu mereka hingga sejauh 50 meter, namun tak berhasil membekuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi pengejaran itu menyita perhatian para pengendara yang melintas di kawasan tersebut. Beberapa menit menacari, petugas akhirnya menyerah dan kembali ke mobil. "Ngaleungit (menghilang). Kemana ya," ujar salah satu petugas Satpol PP kepada rekannya.
Di tempat sama, dua pengemis lainnya tertangkap dan langsung dinaikan ke mobil Dinsos Kota Bandung. Razia berlanjut di lampu merah Jalan Pasteur-Jalan Cipaganti. Di lokasi ini petugas menangkap tiga pengemis dan seorang pengamen. Dua pengemis masing-masing wanita dan pria terpaksa digendong paksa lantaran kondisi tubuhnya lumpuh.
Sementara di bawah Jembatan Layang Pasupati tepatnya di Jalan Cihampelas, petugas hanya menemukan barang-barang para gelandangan. Sepertinya gelandangan sudah kabur setelah melihat kedatangan petugas dari kejauhan. Seorang anggota Satpol PP yang mengecek hingga naik ke sela-sela penyangga atau pilar jalan layang, tak menemukan satu pun buruannya.
"Selanjutanya para gepeng ini dibawa ke kantor Dinsos," ucap salah satu petugas Satpol PP.
(bbn/ern)











































