Hal itu menyusul keputusan Persib hijrah ke kompetisi Liga Super Indonesia (LSI). Padahal sebelumnya, Persib sudah menyatakan diri bakal bergabung di Indonesian Premier League (IPL).
"Kalau sampai disanksi (PSSI), saya melihat itu tidak logis alasannya," tegas Drago kepada wartawan di Stadion Siliwangi, Jumat (25/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka pun dibayar klub untuk bermain sebaik-baiknya. Bahkan, apapun keputusan klub, mau bermain di kompetisi mana, jelas harus diikuti.
"Pemain dan pelatih harus ikut tim apapun keputusannya. Soal sanksi, kenapa harus disangkutpautkan dengan pemain dan pelatih. Pelatih dan pemain kan tidak dikontrak PSSI," katanya.
Persib sendiri hingga kini makin mantap akan berlaga di LSI. Itu terlihat dari tidak adanya persiapan yang dilakukan panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persib.
Jika 'Maung Bandung' berlaga di Indonesian Premier League (IPL), maka harusnya hari ini adalah laga Persib vs Mitra Kukar. Bahkan kemarin malam dua asisten wasit yang akan memimpin laga tersebut sempat datang ke Kantor PT PBB menanyakan kepastian laga. Namun karena laga dipastikan batal, dua asisten wasit itu langsung kembali ke Jakarta.
(ors/ors)











































