Padahal dalam konferensi pers kemarin, Direktur PT PBB Risha Adi Wijaya sempat mengatakan Persib bakal bertanding melawan Persiram Raja Ampat pada 3 Desember 2011 dan Sriwijaya FC 7 Desember 2011. Kedua laga itu bakal digelar di Bandung karena Persib bertindak sebagai tuan rumah.
"Saya belum terima jadwalnya, jadi belum tahu kapan Persib main," ucap Umuh saat ditemui di kediamannya di kawasan Tanjungsari, Sumedang, Rabu (23/11/2011).
Menurutnya, hingga kini belum ada pemberitahuan secara resmi dari pimpinan PT PBB. Meski diakuinya, manager meeting PT Liga Indonesia pada Mingu (20/11/2011) dihadiri salah seorang perwakilan PT PBB. "Sampai sekarang pimpinan belum kasih kabar," katanya.
Disinggung soal sanksi yang akan diberikan PSSI jika Persib ngotot main di LSI, Umuh ogah bicara panjang lebar. Ia hanya menyebut semua keputusan soal Persib merupakan keputusan bersama. "Pimpinan pasti sudah mempertimbangkan semua konsekuensi. Yang jelas saya siap saja ikuti perintah pimpinan," tegasnya.
Namun ia berharap PSSI tidak gegabah dalam memberikan sanksi. "Saya harap PSSI ajak semua klub duduk bareng, akomodasi semua klub dan tampung aspirasinya," tandas Umuh.
(ors/ern)











































