Wamen Kesehatan Buka Simposium Internasional Zero HIV/AIDS

Wamen Kesehatan Buka Simposium Internasional Zero HIV/AIDS

- detikNews
Senin, 21 Nov 2011 12:52 WIB
Bandung - Wakil Menteri Kesehatan Ali Gufron Mukti, mewakili Endang Rahayu Sedyaningsih membuka International Symposium Getting to Zero New HIV Infection, Zero Discrimination, Zero AIDS-Related Death in ASEAN di Hotel Mason Pine Kota Baru Parahyangan Padalarang, Senin (21/11/2011). Indonesia memang menjadi tuan rumah ASEAN Task Force on Aids (AFTOA).

Acara ini dihadiri oleh delegasi dari 10 negara anggota ASEAN yaitu Myanmar, Thailand, Kamboja, Singapura, Laos, Vietnam, Malaysia, Philipina, Brunei Darussalam dan Indonesia. Selain itu, hadir pula Sekda Jabar Lex Laksamana dan Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Alma Lucyati.

Sementara itu salam sambutannya, Lex berharap simposium ini akan memberikan rekomendasi terbaru seputar penanggulangan AIDS untuk diterapkan di ASEAN, khususnya untuk Indonesia dan Jawa Barat. Lex menyebut, berdasarkan data kumulatif hingga September 2011, ada 3.925 kasus AIDS yang dilaporakan dan 2.354 HIV positif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jawa Barat secara kumulatif menduduki peringkat ketiga di Indonesia untuk kasus HIV/AIDS," kata Lex.

Sekjen ASEAN Surin Pitsuwan dalam rekaman pidatonya yang diputar pada acara ini menyebut ada sekitar 1,5 juta penduduk di ASEAN yang terkena HIV/AIDS.

Karena itu, dibutuhkan komitmen dan kerjasama yang kuat diantara negara-negara ASEAN untuk menanggulangi hal itu. Sehingga diharapkan ASEAN tidak lagi ada penderita HIV AIDS baru atau Zero New HIV Infection dan juga tidak lagi ada angka penderita Aids yang meninggal dunia atau Zero AIDS-Related Death.

Pelayanan kesahatan pun diharapkan dapat memberikan akses yang sama pada para penderita HIV/Aids atau Zero Discrimination.

"Kita tidak mau meninggalkan mereka (ODHA) di belakang kita," katanya.

AFTOA sendiri didirikan pada tahun 1993 sebagai respon regional terhadap pengendalian HIV/Aids. Kemitraan ini dibuat lebih strategis dan dengan tindakan nyata dalam mencapai visi Getting to Zero New HIV Infection, Zero Discrimination, Zero AIDS-Related Death in ASEAN.

(tya/ern)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads