"Enggak tahu kapan operasinya. Katanya besok disuruh ketemu sama dokter yang nangani Wanda sama Wandi, tapi enggak tahu mau ngomong kepastian operasi atau apa," ujar Deden, ayah Wandi Wandi saat dihubungi detikbandung, Minggu (13/11/2011).
Disinggung alasan belum dilakukan operasi, Deden belum mendapat keterangan resmi dari RSHS. Namun yang jelas, sekitar dua minggu lalu salah seorang dokter di RSHS mengatakan alat yang dibutuhkan untuk operasi masih belum lengkap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Deden menambahkan, ia mengaku ingin segera dapat kepastian kapan anaknya dioperasi. "Saya pengen anak saya segera sembuh dan bisa dibawa pulang," harapnya.
Bayi kembar siam laki-laki, Wanda dan Wandi, dilahirkan secara normal pada Selasa, 21 September 2010 lalu pukul 08.45 WIB. Lina Mawarti (21), ibu kedua bayi, melahirkan dengan bantuan dukun beranak dan bidan di rumahnya Kampung Cijagra RT 13 RW 05 Desa Ciroyom, Kecamatan Cipendeuy, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Bayi yang pertama keluar dari perut Lina adalah Wanda, sementara Wandi lahir satu menit kemudian.
Bayi tersebut masing-masing memiliki organ tubuh yang lengkap. Namun berdasarkan CT scan, organ yang menyatu yakni diafragma, usus halus, dan hati. Penyebab bayi menjadi kembar siam ini karena adanya keterlambatan pemisahan saat di dalam kandungan.
(ors/ern)










































