Menurut Panitia Bandung Deathfest #5 Man Jasad, konsep hajat akbar para metalhead ini selain tetap mengangkat tradisi juga mengkampanyekan tentang nasionalisme.
"Buat deathfest sekarang, saya mengkampanyekan tentang nasionalisme dengan tagline 'Lagu kita masih sama, Indonesia Raya'. Jadi mau musiknya bagaimana pun juga tetap lagunya mah Indonesia Raya," jelas Man kepada detikbandung, Sabtu (12/9/2011).
Dituturkna Man, 15 band yang mengisi gelaran ini terdiri dari band-band lokal dan band luar kota. "Ada empat band yang dari luar kota, yakni Samarinda, Bali, Surabaya sama Jakarta. Sisanya band-band senior dan yang baru-baru juga ada," tutur Man.
Band-band baru tersebut merupakan hasil audisi yang digelar di beberapa wilayah di Kota Bandung, yakni Bandung Barat, Bandung Utara, Bandung Tengah, Bandung Timur, dan lainnya. "Syaratnya mereka sudah punya lagu sendiri," imbuh Man.
Menurut Man, dibanding tahun-tahun sebelumnya, Deathfest #5 ini lebih banyak menyuguhkan muka-mua baru. "Kita ingin juga ada regenerasi," kata Man.
Festival ini pertama kali digelar pada tahun 2006 dan kemudian rutin setiap tahun. Karena event ini lah genre musik death metal menjadi lebih kencang terdengar di Indonesia terutama di Bandung.
(avi/avi)











































