Sebulan Renovasi 32 Sekolah, Polda Jabar Sabet MURI

Sebulan Renovasi 32 Sekolah, Polda Jabar Sabet MURI

- detikNews
Kamis, 03 Nov 2011 17:41 WIB
Sebulan Renovasi 32 Sekolah, Polda Jabar Sabet MURI
Bandung - Polda Jabar menyabet penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) setelah mampu merenovasi 32 sekolah dalam kurun waktu satu bulan. Jumlah sekolah itu seluruhnya berada di wilayah Kota Bogor.

"Pencatatan rekor MURI ini diberikan berdasarkan kategori tercepat dan terbanyak memperbaiki sekolah di wilayah Kota Bogor. Ada 32 sekolah yang direnovasi dalam waktu sebulan," ujar Manager MURI Ngadri Yusuf saat ditemui di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Kamis (3/11/2011).

Dalam kesempatan tersebut, pihak MURI menyerahkan penghargaan kepada Kapolda Jabar Irjen Pol Putut Eko Bayuseno dan Kapolres Bogor Kota AKBP Hilman di Mapolda Jabar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perbaikan sebanyak 32 sekolah itu mampu diselesaikan sepanjang September 2011. Jumlah tersebut terdiri dari 30 Sekolah Dasar, 1 Taman Kanak-kanak, dan 1 Sekolah Menengah Pertama.

Polda Jabar sejak Agustus hingga Oktober 2011 menggelar kegiatan kemitraan masyarakat melalui kegiatan perbaikan infrastruktur sekolah. Prakasa Kapolda Jabar Irjen Pol Putut Eko Bayuseno ini selanjutnya menggandeng pelaku usaha yang memiliki program Corporate Social Responsibility (CSR).

Putut mengatakan institusi Polri dalam hal ini Polda Jabar tergerak membantu memperbaiki sekolah rusak dan tidak layak agar kembali bisa digunakan. Proses pendataan sekolah saat itu dilakukan terutama sekolah yang dianggap membahayakan keselamatan pelajar.

"Kalau sekolah rusak dan nyaris rubuh itu dibiarkan, tentu mengancam keselamatan jiwa anak-anak didik. Sudah menjadi tugas polri untuk memelihara kamtibmas dan melindungi keselawatan jiwa raga, harta benda masyarakat," ucap Putut.

Menilik dari rasa prihatin kondisi sekolah rusak di beberapa wilayah Jabar, Putut pun bergegas mengajak pengusaha untuk turut serta berperan melalui program CSR.

"Luar biasa tanggapan mereka (pengusaha). Jadi, peran kami tidak menghimpun dana. Kami hanya penghubung antara pengusaha dan kepala sekolah. Lalu pengusaha yang saat itu menentukan pengembang," terang Putut.

Lebih lanjut Putut menuturkan, pihaknya merasa bersyukur meraih penghargaan MURI. Kegiatan tersebut rupanya mendapat apresiasi dari masyarakat. Dari pihak masyarakatlah yang kemudian mengusulkan ke MURI terkait kegiatan renovasi sekolah.

Kegiatan renovasi sekolah tersebut berlangsung sejak Agustus hingga Oktober 2011. Di Kabupaten Bogor direnovasi 22 sekolah, Kabupaten Bandung diperbaiki 96 sekolah, Kota Banjar dibenahi 1 sekolah, Kabupaten Bogor direhabilitasi 5 sekolah, dan Kota Bogor diperbaiki 32 sekolah.


(bbn/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini