"Mahasiswa yang masih dirawat 48, dan 39 sudah pulang," ujar perwakilan RS Borromeus, Yayuk, saat menyampaikannya di hadapan hadirin dalam acara talkshow. 'Hepatitis A dan Pencegahannya' di Gedung Audio Visual FISIP Unpar, Jalan Ciumbuleuit, Rabu (2/11/2011).
Talkshow itu mengundang khusus salah satu dokter penyakit dalam dari RS Borromeus yakni dr.Handoko Sp.D. Turut hadir Rektor Unpar Robertus Wahyudi Triweko.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Robertus memuji pihak-pihak terkait yang langsung bertindak cepat. Pihak RS Borromeus dan Dinkes Kota Bandung serta Puskesmas Ciumbuleuit, kata dia, sudah saling koordinasi dalam menangani penularan virus Hepatitis A.
"Kalau ada wabah seperti ini harus segera diantisipasi. Nanti kami dan pihak terkait akan memberikan penyuluhan kepada pedagang di kampus," ucapnya seraya menambahkan kalau besok digelar vaksinasi bagi seluruh mahasiswa Unpar.
Ditemui di tempat sama, Kepala Puskesmas Ciumbuleuit Deborah Johana Ratoo mengatakan pihaknya sudah melakuka inpeksi sanitasi di tujuh kantin yang berada di kampus Unpar. Juga melakukan penelusuran air limbah yang berada di kampus tersebut dibuang kemana. Virus Hepatitis A ini kemungkinan menyebar melalui makanan.
"Tapi hingga kini sumber penularan belum tahu. Yang kami lakukan saat ini yakni memutus mata rantai virus," terang Deborah.
Sebelumnya dari pihak Dinkes Bandung maupun puskemas menyatakan mahasiswa Unpar sudah tidak ada lagi yang dirawat di RS.
(bbn/ern)











































