Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Prijo Soebiandono menyambut girang lantaran Cable Car terealisasi. "Kawasan Pasteur masih memiliki lahan terbuka untuk dibangunnya stasiun Cable Car," jelas Prijo kepada wartawan usai menggelar pembahasan bersama jajaran PPGL bersama pengembang Cable Car yakni PT Aditya Dharmaputra Persada di kantor PPGL, Jalan Djunjunan (Pasteur), Kota Bandung, Kamis (27/10/2011).
Menurut Prijo, keberadaan kereta gantung di Kota Bandung sebagai upaya mengatasi kemacetan. Tujuan lainnya, kata dia, wisatawan yang berkunjung bisa berkeliling Kota Bandung menumpang Cable Car tanpa perlu menaiki kendaraan pribadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala PPGL Sebastian Lubis menanggapi positif tawaran kerjasama pembangunan Cable Car. Kawasan PPGL memiliki luas lahan sekitar 37 ribu meter persegi.
"Kalau sekitar 2 ribu meter persegi dimanfaatkan untuk Cable Car bukan suatu masalah," terang Lubis.
Presiden Direktur PT Aditya Dharmaputra Persada, Sandjaya Susilo, menjelaskan target pembangunan itu dimulai tahun mendatang.
"Pembangunannya semoga bisa berlangsung pada awal tahun 2012. Saat akhir 2012 nanti, Cable Car sudah bisa digunakan masyarakat," ujar Sandjaya.
Cable Car ini, tambah Sandjaya, bisa difungsikan juga sebagai alat transportasi wisata. Kabin yang disiapkan untuk kereta gantung tersebut diperkirakan jumlahnya 90 hingga 100 unit. Total jarak tempuh Cable Car sekitar 3 kilometer.
(bbn/ern)










































