"Dengan sistem tersebut, membuat dealing room kantor pusat dengan cabang menjadi online, sehingga transaksi valas menjadi lebih komprehensif. Nasabah bisa mendapatkan pelayanan prima dengan sistem transaksi yang lebih mudah," kata Shahyohan Johnny Azis, Direktur Internasional dan Treasury Bank BJB dalam keterangan yang diterima detikbandung, Kamis (27/10/2011).
Johnny mengatakan saat ini baru beberapa bank yang memiliki layanan serupa. Oleh karena itu, kata dia, Bank BJB masih berpeluang besar mengembangkan layanan transaksi valas untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan beberapa kelebihan layanan tersebut antara lain nasabah bisa mendapatkan harga kurs secara real time, dan berpeluang mendapatkan harga valas yang lebih kompetitif.
Selain itu, kata dia, dengan sistem transaksi secara online akan mempercepat pelayanan kepada nasabah.
"Melalui pengembangan layanan, Bank BJB berpotensi mendapatkan nilai tambah, antara lain meningkatnya volume transaksi jual beli valas dan memacu profitabilitas dalam bisnis valas," katanya.
Johnny mengatakan banknya berambisi masuk dalam jajaran bank nasional besar, sehingga dituntut mampu terus meningkatkan layanan.
Salah satu misi bank yang dinakhodai oleh Bien Subiantoro tersebut ialah mengembangkan bisnis internasional dan treasury.
"Untuk bisnis internasional, Bank BJB berencana menambah jumlah bank korespondensi di luar negeri. Kami juga terus mengembangkan trade finance, baik menggunakan L/C maupun nonL/C," katanya.
Dia mengatakan pengembangan lini bisnis internasional dan treasury perlu dilakukan secara terus menerus, karena kebutuhan transaksi nasabah yang terus berkembang.
(afz/ern)
