Sosialisasi yang diikuti oleh sekitar 200 orang mahasiswa dari 10 perguruan tinggi ini dilakukan di Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata, Rabu (26/10/2011).
"Melihat fungsi strategis mahasiswa, mereka juga memiliki tantangan dan kewajiban untuk membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan sosial yang ada, terutama terkait permasalahan KDRT dan perdagangan manusia," ujar Wakil Ketua P2TP2A Jawa Barat Yeni Huriyani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sementara masalah trafficking juga seperti tidak ada habisnya. Penyelesaian permasalahan terkait KDRT dan trafficking memerlukan kerjasama yang menyeluruh antar anggota masyarakat," tutur Yeni.
Mereka diharapkan dapat meneruskan informasi tersebut pada lingkungannya. "Misalnya informasi bagaimana jika suatu saat jadi TKI yang aman dan tidak rawan trafficking," katanya.
(tya/ern)











































