200 Mahasiswa Dikuliahi KDRT dan Trafficking

200 Mahasiswa Dikuliahi KDRT dan Trafficking

- detikNews
Rabu, 26 Okt 2011 16:30 WIB
Bandung - Pusat Perlayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) melakukan sosialisasi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan perdagangan manusia (trafficking) pada mahasiswa di Bandung. Mahasiswa dinilai memiliki fungsi strategis sebagai agen perubahan.

Sosialisasi yang diikuti oleh sekitar 200 orang mahasiswa dari 10 perguruan tinggi ini dilakukan di Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata, Rabu (26/10/2011).

"Melihat fungsi strategis mahasiswa, mereka juga memiliki tantangan dan kewajiban untuk membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan sosial yang ada, terutama terkait permasalahan KDRT dan perdagangan manusia," ujar Wakil Ketua P2TP2A Jawa Barat Yeni Huriyani.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sosialisasi ini bertujuan memberikan informasi dan pemahaman mengenai penghapusan kekerasan terhadap perempuan, baik KDRT maupun trafficking. Karena berdasarkan data kasus di P2TP2A, kasus KDRT yang terjadi di Kota Bandung sampai dengan pertengahan tahun 2011 mencapai 15 kasus yang terlapor.

"Sementara masalah trafficking juga seperti tidak ada habisnya. Penyelesaian permasalahan terkait KDRT dan trafficking memerlukan kerjasama yang menyeluruh antar anggota masyarakat," tutur Yeni.

Mereka diharapkan dapat meneruskan informasi tersebut pada lingkungannya. "Misalnya informasi bagaimana jika suatu saat jadi TKI yang aman dan tidak rawan trafficking," katanya.

(tya/ern)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads