Massa KAMMI Kecoh Polisi Saat Demo SBY

Massa KAMMI Kecoh Polisi Saat Demo SBY

- detikNews
Rabu, 26 Okt 2011 11:37 WIB
Massa KAMMI Kecoh Polisi Saat Demo SBY
Bandung - Demonstrasi dari dua kelompok di depan Gerbang Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara akhirnya membubarkan diri. Namun sebelumnya, massa dari KAMMI Jabar sempat mengecoh polisi yang telah membubarkan barisan pengamanannya.

Hal itu terjadi saat massa dari KAMMI seakan telah selesai melakukan aksi. Mereka telah berorasi, juga membakar kertas bertuliskan SBY Gagal.

Mereka pun kemudian berjalan mundur sambil berkaitan tangan menuju arah Jalan Pajajaran menghadap barisan polisi. Melihat hal itu, polisi pun membubarkan diri ke pinggir jalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun kemudian beberapa saat kemudian, massa kelompok yang sama kembali datang dengan berjalan mundur menghadap ke Jalan Pajajaran menuju gerbang pangkalan. Bahkan kali ini mereka berjalan cepat setengah berlari.

"SBY mundur, SBY mundur, SBY mundur," ujar mereka sambil berjalan mundur sambil berkaitan tangan.

Sontak saja, sejumlah polisi pun langsung menghalangi, diikuti yang lainnya. Aksi dorong-dorongan pun sempat terjadi saat mahasiswa terus mendesak mundur polisi. Namun tak sampai 5 menit, mereka kali ini benar-benar membubarkan diri.

Sementara itu sebelumnya, massa dari BEM SI Jabar telah membubarkan aksi terlebih dahulu. Mereka sebelumnya telah melakukan aksi tabur bunga, angkat sepati dan doa bersama.

Sebelum meninggalkan lokasi aksi, mereka pun menyalami petugas polisi sambil mengatakan "Terimakasih, terimakasih, terimakasih pak polisi," tutur mereka dengan nada yang kompak.

Meski saat ini tak ada lagi aksi, namun polisi terlihat masih bersiaga di sekitaran gerbang. Sementara gerbang pangkalan sendiri saat ini masih ditutup dan tidak boleh ada kendaraan lewat. Sejumlah kendaraan pun masih diarahkan putar balik untuk menggunakan jalan lain.


(tya/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini