Massa meletakkan pocong di tengah jalan lalu ditaburi bunga yang telah mereka persiapkan. Tak hanya itu mereka juga membawa sejumlah poster yang berisi kekecewaan mahasiswa terhadap kepemimpinan SBY. Antara lain, 'BEM Bandung raya menolak kedatangan SBY ke Bandung', 'Berantas korupsi,' 'SBY-Boediono berhasil membuat rakyat ketergantungan pangan'.
Tak hanya itu, massa juga membawa gambar wajah SBY dan Boediono, di mana di bagian keningnya ditulis 'Gagal'. Sebaliknya kata 'Sukses' mereka tulis di kening gambar Gayus, yang juga mereka bawa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam aksi ini juga massa sempat membuka sepatu dan mengangkatnya ke atas. Ini dipicu keinginan mereka untuk masuk ke pangkalan TNI AU dan berharap bisa bertemu SBY. Namun niat mereka dihalangi 50-an polisi yang berjaga di gerbang pangkalan.
"Kalau tak bisa langsung ngomong kita ngomong saja dengan sepatu," ujar orator aksi. Kemudian massa melepaskan sepatunya dan mengangkatnya ke atas sekitar lima menit.
Kemudian massa menginjak pocong dan lalu duduk sila di sekitar pocong berwajah SBY, seolah tengah berdoa.
Aksi serupa juga dilakukan oleh sekitar 20-an orang dari KAMMI Jabar. Namun meski menyuarakan hal yang sama, mereka memisahkan diri. Massa KAMMI ini demo di dekat taman Patung Husein Sastranegara, sekitar 20 meter dari pintu gerbang Pangkalan TNI AU.
Namun tak lama kemudian, massa KAMMI melakukan aksi jalan mundur menuju gerbang pangkalan. Tapi mereka mengambil bagian kanan gerbang. Sehingga posisinya terpisah dengan massa BEM Indonesia Jabar. Hingga pukul 10.15 WIB, aksi masih berlangsung.
(ern/ern)











































