Persib khawatir jika salah bersikap justru akan berdampak negatif bagi klub. apalagi jika nantinya berbagai perusahaan mencabut dukungannya sebagai sponsor Persib di kompetisi musim ini.
"Sponsor ini perlu diperhatikan juga. Di belakang Persib ini kan ada gerbong sponsor. Tanpa sponsor, Persib tidak akan bisa bergerak leluasa (membiayai klub dan menjalani kompetisi)," kata Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Kuswara S Taryono di D'Palm, Jalan Lombok, Selasa (25/10/2011) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mana yang sesuai aturan antara liga yang dikelola PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) dengan jumlah peserta 24 klub dan PT Liga Indonesia (LI) yang akan diikuti 18 klub, Persib belum mengetahuinya.
"Persib berharap kompetisi yang diikuti nanti benar-benar legal. Ini jadi peringkat pertama kita dalam menentukan sikap," jelasnya.
Kuswara juga menyebut beberapa aspek lain yang jadi pertimbangan Persib dalam bersikap. "Sisi dinamika, dalam arti animo masyarakat juga kita pertimbangkan. Begitu juga dengan pengelolaan kompetisi nanti bagaimana," tuturnya.
Secara keseluruhan, kata Kuswara, Persib berharap kompetisi yang diikuti nanti tidak bermasalah dari aspek manapun. Sehingga, Persib juga tidak rugi mengikuti kompetisi nanti.
(ors/ern)











































